Posted by: gunuk | 06/08/2011

taman kupu-kupu

TABANAN (Suara Publik)– Selepas wisatawan berkunjung dari Alas Kedaton melihat ratusan kera, kali ini saatnya wisatawan melanjutkan perjalanan ke objek wisata Bali Butterfly Park, untuk milihat ratusan spesies kupu-kupu, tepatnya di Jl. Batukaru Sandan Lebah, Sesandan Tabanan.

Bali Butterfly Park mimiliki ratusan spesies kupu-kupu mulai dari kupu-kupu yang umum kita jumpai sampai kupu-kupu yang paling langka. Di Butterfly Park wisatawan akan leluasa melihat kupu-kupu berterbangan mengelilingi wisatawan karena kupu-kupu disana dilepas didalam suatu taman yang cukup luas memakai atap dari jaring sehiga kupu-kupu disana tidak lepas ke alam bebas.

Wisatawan bisa duduk santai didalam taman dengan ratusan kupu-kupu yang mengililingi. Udara disana sangat sejuk karena ada kolam dan pepohonan dengan rumput yang hijau. Tidak hanya ada kupu-kupu saja disana ada sebuah goa dimana didalamnya banyak terdapat spesies serangga yang sangat langka dan dikurung didalam aqua rium, wisatawan bisa masuk kedalam goa itu dan tembus dihalaman blakang.

Ratusan kupu-kupu disana hidup dengan bebas dan wisatawan juga bisa melihat cara-cara perkembangbiakannya, disana akan ada pemandu yang akan menemani wisatawan berkeliling dan menyebutkan nama-nama spesiesnya. Salah satu pemandu yang ditemui oleh Suara Publik, Rabu (19/8), menyebutkan beberapa spesies kupu-kupu salah satunya, Priamus, Halena, Kupu Barong, Cathosia, Vindyla, Domolron, Ambrak, dan Parantos.

Dilokasi tersebut ada sebuah bale bengong (tempat peristirahatan), wisatawan bisa duduk santai dengan keluarga, kalau wisatawan ingin mengisi perut disana juga tersedia tersedia restouran kecil yang menjual makanan dengan harga relatif terjangkau. Disana juga disediakan kupu-kupu yang sudah diawetkan sebagai pajangan.

Wisatawan akan diatar oleh pemandu untuk berfoto dengan kupu-kupu disebuah penangkaranannya dimana antara kupu-kupu biasa dengan kupu-kupu langka dipisahkan. Kupu-kupu disana akan terlihat indah karena setiap spesies terbang berkelompok, banyak peneliti yang mengunjungi tempat wisata ini untuk melihat dan meneliti dari kepongpong sampai menjadi kupu-kupu dewasa.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: