Posted by: gunuk | 20/08/2011

crop circle

Awal ditemukannya crop circle di dunia masih menjadi misteri. Tapi, para ahli crop circle menyebut selembar pamflet pada tahun 1678 merupakan bukti awal kasus pertama crop circle yang barhasil terekam.

Apa yang membuat crop circle?

Pamflet berjudul The Mowing Devil ini menceritakan seorang petani yang menolak membayar upah para buruhnya. Si petani malahan mengatakan lebih suka jika iblis yang menyiangi pertaniannya. Malam itu, lahan pertanian si petani terbakar. Pada pagi harinya, sawah si petani telah tersiangi secara tidak alamiah, membentuk suatu pola.
Beberapa pendapat berkembang tentang penyebab munculnya pola ini, mulai dari faktor cuaca berupa hujan, hewan, hingga UFO. Penyebab munculnya crop circle di Sleman, Yogyakarta, masih belum diketahui pasti.
Beberapa perusahaan sengaja membuat crop circle untuk mempromosikan produknya. Ada juga suatu daerah yang sengaja dibuatkan Crop circle untuk mendorong pariwisata.
Crop circle juga seringkali dikaitkan dengan pendaratan makhluk asing atau UFO (Unidentified Flying Object). Kerumitan pola geometris menjadi salah satu pendorong spekulasi ini. Di banyak kasus yang dianggap berkaitan dengan UFO, saksi mata mengaku melihat penampakan asing berupa sinar atau mendengar suara gemuruh. fenomena sleman misalnya, warga setempat mengaku mendengar suara gemuruh pada dini hari, saat pola tersebut diduga terbentuk. Meskipun ada pula warga yang mengaku tidak mendengar apa-apa.

Pola geometris mendadak muncul di Sleman

Pola geometris mendadak muncul di Sleman

Pola geometris yang tiba-tiba muncul di areal persawahan Desa Rejosari, Sleman.
Fenomena unik untuk pertama kalinya muncul di wilayah Yogyakarta, bahkan kemungkinan pertama di Indonesia. Fenomena yang juga pernah muncul di berbagai negara ini sering dikaitkan dengan UFO meskipun kesahihannya belum dapat dipastikan.
Jauhari, warga Kebondalem, Sleman, mengaku takjub menyaksikan peristiwa langka di persawahan yang terletak tak jauh dari Bandara Internasional Adisucipto ini. Jauhari dan warga lain mendaki Gunung Suru yang jalannya licin untuk melihat pola itu secara keseluruhan. “Ini seperti fenomena pendaratan UFO yang sering dibahas di televisi, tapi saya tidak tahu apakah benar adanya. Hanya Allah yang tahu sebabnya,” ucapnya kepada Tribun di lokasi, Minggu (23/1).
Sebatas yang ia lihat, Jauhari tak mendengar keterangan apa pun terkait terbentuknya pola misterius itu, termasuk suara gemuruh seperti yang didengar oleh warga lain. Yudi, pemuda Desa Rejosari yang pertama kali melihat pola itu di sawah, juga mengaku tak mendengar suara apa-apa. Padahal, Yudi nongkrong di depan rumah Basori sampai pukul 03.00. “Bahkan semalam tidak ada hujan atau angin. Tahu-tahu tadi pagi sudah terbentuk pola ini (lingkaran) di tengah sawah,” imbuh Yudi.
Beberapa warga lain mengaku mendengar suara gemuruh selama sekitar 30 menit. “Tetapi saya tidak gubris suara itu. Saya pikir itu suara helikopter lewat,” kata Basori, warga yang rumahnya berada di sebelah utara sawah tersebut. Pengakuan Basori itu juga didukung oleh pernyataan istrinya.
Pola geometris di beberapa negara dihasilkan oleh sekelompok seniman. Para seniman bisa membuat hasil karya itu dalam waktu semalam. Beberapa pola geometris seperti ini bahkan digunakan oleh perusahaan untuk beriklan. John Lundberg adalah salah satu contoh seniman yang telah membuat pola geometris di Inggris dan beberapa negara lain dalam rangka karya seni dan komersial.
sumber:

http://nationalgeographic.com

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: