Posted by: gunuk | 27/08/2011

KASUS SUAP KEMENAKERTRANS,NYOMAN SUISANAYA TERSANGKA

Wakil ketua KPK memastikandua pejabat kemenakertrans yang di duga menerima suap dan seorang pengusaha yang di duga sebagai pelaku penyuapan akan dijadikan tersangka.Penetapan tersangka terhadap tiga orang yang ditangkap penyidik KPK itu untuk memudahkan KPK menetapkan saksi-saksi dalam mengungkapdan menelusuri pihak-pihak lain yang terlibat,Nyoman ditetapkan sebagai tersangka terlebih dulu,kemudian yang lain sedang dihimpun datanya ‘katanya kemarinJuru Bicara KPK, Johan Budi, mengatakan pihaknya juga turut menyita uang tunai sebesar Rp1,5 miliar dalam penangkapan itu. Uang tersebut diduga sebagai imbalan pencairan anggaran dalam APBN-P 2011 untuk pembangunan infrastruktur daerah transmigrasi di Manokwari, Papua Barat.

KPK Tangkap 2 Pejabat Kemenakertrans
Berikut kronologi penangkapan yang disampaikan Johan di kantornya, Kamis (25/8):

Penyidik KPK sudah mulai bergerak dari gedung KPK, Jl Rasuna Said, Jaksel, dengan menggunakan 3 mobil Nissan X-Trail. Mereka melakukan pengintaian di sejumlah titik.
Seorang pegawai Kemenakertrans, inisial S, mengambil uang dalam jumlah banyak dari rekening Dharnawati. Uang itu kemudian dimasukkan dalam sebuah kardus bekas berisi durian, yang baru saja dibeli.
Di kardus itu ada slip tertera nominal Rp1,5 miliar. Uang itu kemudian dibawa ke kantor Kemenakertrans, Kalibata, Jakarta Selatan. Uang langsung dibawa ke lantai 2 gedung A kantor tersebut.
Pukul 15.00
I Nyoman Suisanaya ditangkap di ruangannya di gedung Kemenakertrans, Kalibata, Jakarta Selatan, bersama barang bukti.I Nyoman Suisanaya sudah tiba di Gedung KPK untuk menjalani pemeriksaan. Begitupun dengan anak buahnya, Dadong Irbarelawan dan pengusaha Dharnawati. Pantauan detikcom, di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (25/8), ketiganya datang secara berurutan mulai pukul 21.20 WIB. Mereka menggunakan mobil Nissan X-Trail dengan dikawal para penyidik KPK.Nyoman yang mengenakan setelan jas hitam tiba lebih dulu. Beberapa menit kemudian, Dadong dan Dharnawati menyusul dengan kendaraan masing-masing.Khusus Dharnawati, dia tak mau menampakkan wajah. Sambil berjalan ke gedung KPK, dia menutupi muka dengan sebuah selendang. Hingga pukul 21.40 WIB, ketiganya masih diperiksa. (dtc)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: