Posted by: gunuk | 23/09/2011

Sikapi Kasus Pangkung Karung, MUDP Turun Tangan

Tabanan – Menjawab semua tuntutan warga Pangkung Karung Kerambitan Tabanan, agar Pemerintah mewujudkan keinginan mereka untuk melakukan pemekaran, akhirnya Majelis Utama Desa Pekraman Provinsi Bali turun tangan. Ketua MUDP Bali, Wayan Suwena angkat bicara. Suwena  berharap permasalahan yang terjadi bisa dicarikan solusi terbaik dan berlandaskan peraturan yang ada, sehingga hasilnya bisa diterima semua pihak.

Wayan Suwena minta adanya masukan positif konstruktif dari semua pihak terkait adanya usulan  pemekaran oleh krama Pangkung Karung. Untuk bisa dilakukan pemekaran, banyak persyaratan yang harus dipenuhi, termasuk adanya ijin dari desa induk. “Kami berharap dalam menyikapi kondisi ini kita bahas dengan kepala dingin, karena banyak persyaratan yang harus dipenuhi termasuk adanya rekomendasi dari desa induk. Dan untuk memberikan rekomendasi atau tidak harus dikaji secara mendalam dan melibatkan semua pihak terkait dan yang terpenting kita semua berpikir jernih dan tetap pada koridor desa pekraman jangan membias keranah lain. Dan yang perlu diingat kita harus mengedepankan konsep penyamabrayan” ujarnya.

Menurut Suwena, agar pembahasan dan pengkajian bisa menemukan jalan pemecahan  yang terbaik, sebaiknya mereka yang dilibatkan yang mengerti dan  memahami permasalah adat dan jangan mempercayai omongan orang yang tak tahu tentang adat apalagi orang itu tak tahu adat. “Dan juga diselesaikan oleh adat,” jelas Suwena.

Rapat yang digelar itu kata Suwena, hanya sifatnya menerima informasi dan masukan semua pihak terkait. “Pertemuan ini bukan untuk bisa atau tidak bisa mengambil keputusan,” papar dia.

Sementara itu Sekretaris MUDP Bali, Dewa Ngurah Swasta mengatakan, syarat pemekaran desa adat merupakan putusan pesamuan agung/pesamuan pasukertana. Banyak desa  yang mekar dengan syarat hampir terpenuhi belum bisa segera dimekarkan. Oleh karenanya, dalam pembahasan tersebut, diperlukan masukan positif sehingga tidak berdampak semakin banyaknya masalah serupa terjadi di Bali, dalam upaya kita terus mengajegkan Bali. “Penyelesaian masalah ini majelis utama atau majelis agung  siap  membantu agar bisa diselesaikan dengan baik. Harapan kami, agar pemekaran yang terjadi dilakukan dengan cara baik, sangkaning rahayu. MUDP akan tetap berusaha mengakomudir aspirasi masyarakat,” ujarnya.

Wakil Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya minta agar masyarakat bisa sabar menunggu proses yang sedang berjalan. “Kami berharap semua pihak bisa bersabar dan menahan  diri agar tidak timbul masalah baru ditengah kita sedang menyelesaikan masalah, kami selaku wakil pemerintah sifatnya hanya sebagai mediator,” ujar Sanjaya.
sumber:pemkab tabanan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: