Posted by: gunuk | 14/10/2011

Pascagempa patung Saraswati keluarkan air mata

Bangli , Patung Dewi Saraswati di SMPN 1 Susut, Kabupaten Bangli, Bali mengeluarkan air mata pasca terjadinya gempa bumi, peristiwa gaib ini menghebohkan masyarakat setempat.

Patung Dewi Saraswati (ist)

Ditengah paniknya masyarakat Bali akibat terjadi gempa cukup besar pada Kamis siang, Patung Dewi Saraswati yang ada di pintu masuk sekolah SMPN 1 Susut tiba-tiba saja mengeluarkan air mata yang meleleh kedua sudut matanya.Patung yang tingginya kurang lebih tiga meter ini diketahui mengeluarkan air mata sekitar pukul 11.15 WITA.

“Saat itu saya diberitahu oleh anak-anak yang heboh diluar karena saat gempa semua di suruh keluar bahwasannya patung dewi Saraswati sebagai perlambang Dewi pendidikan ini mengeluarkan air mata, dan memang benar matanya ada meleleh air mirip air mata,” kata Kepala Sekolah SMPN 1 Susut Bangli, Ketut Ngebek Sukarsana.
Dikatakan patung yang didirikan pada tahun 2006 silam ini sebelumnya tidak pernah mengalami kejadian gaib seperti itu.

Dewa, salah seorang siswa kelas VII di sekolah itu mengatakan dia sangat terkejut dan baru kali ini menyaksikan keanehan seperti ini.

“Benar pak dari tadi terus saja air matanya meleleh dan bahkan itu seperti orang yang menangis karena menahan kesedihan yang berlebihan,” kata siswa asal

patung Dewi Saraswati yang memiliki tinggi kurang lebih tiga meter dan berada di pintu masuk sekolah SMPN 1 Susut ini mengeluarkan air mata dari kedua sudut matanya. Seorang  petugas polisi setempat saat dikonfirmasi membenarkan kabar tersebut.

“Benar ada patung Dewi Saraswati di SMP sana, informasinya memang begitu (patung menangis). Tetapi belum dapat dipastikan karena saya baru naik piket mungkin petugas sebelumnya lebih tahu,” kata anggota Polsek Susut, Bripka Ngurah Bobol saat dikonfirmasi Kamis, (13/10/2011) malam.

Menurut Ngurah, pihaknya akan menindaklanjuti informasi yang telah membuat heboh warga tersebut.
Sementara itu,  Ketua Majelis Utama Desa Pakraman Provinsi Bali (MUDP), Jero Gede Putu Suwena mengatakan, sebelum gempa tersebut terjadi, bulan purnama muncul di Bali. Masyarakat setempat meyakini jika kemunculan bulan purnama merupakan pertanda baik.
“Masyarakat Hindu percaya bahwa bulan purnama adalah pertanda baik,” ujarnya.
Jero pun tengah mencari tahu perihal kabar patung Dewi Saraswati menangis di Bangli tersebut.

sumber:ANTARA

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: