Posted by: gunuk | 19/02/2012

Terjun Dari Ketinggian 36,5 Kilometer

(Ujicoba yang dilakukan Felix Baumgartner/Red Bull Stratos)

Felix Baumgartner, penerjun payung asal Austria, akan mencoba memecahkan rekor dunia dengan terjun dari ketinggian 36,5 kilometer. Untuk bisa melakukannya, Baumgartner akan menggunakan kapsul yang diterbangkan dengan balon khusus dan membantunya terjun bebas dari luar angkasa.

Usaha ini sebelumnya sempat ia coba di tahun 2010, namun terbentur masalah hukum. Setelah tertunda dua tahun, Baumgartner akan mencoba menuntaskan ambisinya pada pertengahan tahun 2012.

Jika usaha ini berhasil, maka Baumgartner akan memecahkan empat rekor dunia. Mulai dari rekor ketinggian, jarak yang ditempuh untuk terjun bebas, dan ketinggian untuk penerbangan menggunakan balon.

Serta yang paling sensasional adalah memecahkan rekor kecepatan tertinggi karena membuatnya mengalahkan kecepatan suara tanpa menggunakan pesawat apa pun dan hanya bermodalkan tubuhnya saja.”Ini adalah cita-cita terbesar yang bisa saya impikan,” kata Baumgartner seperti dikutip dari Physorg, Kamis (16/2).

“Jika kita bisa membuktikan bahwa Anda bisa mengalahkan kecepatan suara dan tetap hidup, maka ini akan jadi (pengetahuan) menguntungkan untuk eksplorasi luar angkasa,”

Kecepatan suara di udara dengan suhu 20 derajat celcius mencapai 1.236 kilometres per jam. Atau sekitar satu kilometer tiap tiga detik. Untuk mengalahkan kecepatan ini, Baumgartner akan menggunakan alat bantu. Di antaranya baju khusus serupa dengan baju astronot, helm dengan suplai oksigen hingga 20 menit, dan peralatan khusus yang digunakan menangkap data sepanjang penerjunan.

Sebelumnya di tahun 1960, penerjunan dari luar angkasa pernah dilakukan Kapten Angkatan Udara AS, Joe Kittinger, dalam proyek yang disebut Excelsior. Namun, saat itu Kittinger ‘hanya’ meloncat dari ketinggian 31 kilometer.

Data selama penerjunan Kittinger digunakan untuk pengembangan baju luar angkasa dan kemampuan manusia di program antariksa AS. Sudah ada beberapa upaya mengalahkan rekor ini, tapi hingga sekarang belum ada satu pihak pun yang berhasil mematahkannya

sumber: national geographic


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: