Posted by: gunuk | 13/03/2012

Larangan Petasan Pada Malam Pengerupukan

Menjelang hari raya Nyepi yang jatuh pada 23 Maret mendatang, Polda Bali mengeluarkan larangan penggunaan petasan dan kembang api saat malam Nyepi. Selain untuk menciptakan kenyamanan saat warga Bali beribadah, larangan ini juga untuk mencegah timbulnya korban akibat penyalahgunaan petasan dan kembang api saat berlangsungnya pawai ogoh-ogoh.

Kami imbau untuk tidak menyalakan kembang api, petasan karena akan mengganggu ketenangan warga saat akan melaksanakan ibadah.
Kombes Hariadi

“Kami imbau untuk tidak menyalakan kembang api, petasan, dan sejenisnya karena akan mengganggu ketenangan warga saat akan melaksanakan ibadah,” ujar Kabid Humas Polda Bali, Kombes Hariadi, di Mapolda Bali.

Polda Bali juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mengonsumsi minuman keras saat malam pengerupukan atau malam menjelang Catur Brata Penyepian, karena dikhawatirkan memicu tindak kekerasan dan kriminal.

Pada Nyepi tahun ini akan digelar pawai ogoh-ogoh saat malam pengerupukan. Ribuan ogoh-ogoh akan diarak warga keliling kota hingga ke pelosok-pelosok desa untuk memeriahkan hari raya Nyepi.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: