Posted by: gunuk | 19/09/2012

Kawasaki KZ 200 Lebih di Kenal Dengan Nama “Binter Merzy”

Pertama kali didatangkan ke Indonesia secara CBU pada tahun 1980. Dinegara asalnya Jepang sana, motor ini tidak mendapat perhatian serius dari konsumen dalam negeri, tapi berbeda dengan disini (Indonesia), motor dengan basis touring cruiser sejati ini malahan mendapat sambutan yang antusias oleh para penggemarnya. Kemungkinan hal ini terjadi, pada masa itu belum ada motor “laki” lokal yang mempunyai kubikasi sebesar 200cc. Bisa dibilang Kawasaki Binter Merzy adalah pelopor motor laki yang berkubikasi besar dikelasnya.

Nama aslinya adalah Kawasaki KZ-200, tapi di Indonesia lebih terkenal dengan sebutan Binter Merzy. Hal ini tak lepas dari nama sebuah distributor tunggal pemegang merek yang mengimportnya dari Jepang dengan nama PT. Bintang Terang Indonesia (Binter)

Peredaran Kawasaki KZ-200 dijalanan Indonesia boleh dibilang relatif singkat, yakni kisaran 6 tahun saja. Pertama keluar tahun 1980, berakhir pada tahun 1986′an. Hal ini ditengarai karena adanya masalah internal keuangan yang ada dipihak PT. Bintang Terang itu sendiri. Mau tidak mau semua produksi motor dari ATPM tersebut dihentikan peredarannya dari jalanan Indonesia. Sungguh disayangkan

Pada tahun 1980 s/d 1981 akhir, Binter Merzy pertama kali keluar dengan mengandalkan pengapian platina, model tangki mempunyai lekuk sedikit membulat, lampu depan bulat, lampu belakang kotak sedikit berlekuk membulat, pada dasbor speedo tidak ada indikator fuel meter dan berspion bulat.

Pada tahun 1983, Binter Merzy melakukan sedikit facelift pada bagian lampu sein depan belakang dengan mengambil bentuk kotak, design tangki sudah meninggalkan kesan membulat alias kotak dan sudah menerapkan pengapian CDI.

Pernah tersebar berita bahwa Binter akan mengimport Kawasaki KZ-250 twin silinder ke Indonesia, tapi hal tersebut batal dikaranekan adanya regulasi pembatasan sepeda motor lokal untuk kapasitas mesin tidak boleh lebih dari 200cc oleh pemerintah kita kala itu.

Pada tahun 1990 an Binter merzy banyak di modifikasi menjadi bentuk chopper,spare part pun mulai jarang di temukan.Saat ini pabrikan otomotif di Indonesia tidak pernah lagi mengeluarkan motor-motor touring cruiser.Ada beberapa pabrikan pernah memproduksi motor model ini misalnya suzuki thunder 250, tapi di discontinue juga,sekarang akhirnya juga mengalami kelangkaan spare part.

Engine

  • Type 4 stroke, SOHC single cylinder, air cooled
  • Displacement 198 cc (0.198 l, 12.08 cu in)
  • Bore x Stroke 66.0 x 58.0 mm
  • Compression Ratio 9.0
  • Starting System Electric starter and kick
  • Carburetor Keihin PW26
  • Ignition Battery and coil (Transistorized ignition)
  • Spark Plug NGK B7ES or ND W22ES-U
  • Lubrication System Forced Lubrication (wet sump)
  • Engine Oil SE class SAE 10W40, 10W50, 20W50, 20W40, or 20W50
  • Engine Oil Capacity 1,4 L

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: